GPN Kawal Kasus Suami FA Di Sampang, Rolis Sanjaya Siap Tempuh Jalur Propam Jika Ditemukan Dugaan Pelanggaran.
SAMPANG, radargpn.com-Isak tangis FA, warga Desa Banyumas, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, pecah di tengah situasi yang menyelimuti keluarganya. Perempuan yang disebut baru menikah dengan HF itu tak kuasa menahan kesedihan setelah suaminya dibawa oleh anggota kepolisian.sabtu/24/10/26.
Dengan suara bergetar dan air mata yang terus mengalir, FA berharap HF segera kembali ke sisinya. Di tengah ketidakpastian yang dihadapinya, satu hal yang terus disuarakan FA adalah keinginannya agar suami yang dicintainya dapat pulang.
“Pak polisi, pulangkan suami saya,” ucap FA sambil menangis histeris.
Berdasarkan informasi yang dihimpun tim media, FA dan HF sebelumnya menjalin hubungan asmara hingga terjadi hubungan di luar pernikahan. Persoalan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian oleh seseorang yang disebut bukan berasal dari keluarga FA.
Situasi di Desa Banyumas yang semula berjalan seperti biasa berubah menjadi tegang setelah FA dijemput oleh anggota kepolisian dari unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) bersama tim opsnal. Peristiwa itu pun menyisakan kesedihan serta trauma bagi FA yang berharap dapat kembali menjalani kehidupan bersama suaminya.
Di sisi lain, berdasarkan informasi yang diperoleh tim media, persoalan antara kedua belah pihak disebut telah diupayakan penyelesaiannya secara kekeluargaan. Bahkan, kedua pihak dikabarkan telah membuat kesepakatan tertulis di atas materai sebagai bentuk komitmen bersama.
HF bersama keluarga FA disebut telah sepakat untuk menyatukan hubungan keduanya melalui pernikahan resmi sesuai ketentuan agama yang dianut, serta berencana melanjutkan prosesnya melalui jalur administrasi pemerintahan.
Namun, di tengah kesepakatan yang disebut telah terjalin tersebut, kesedihan FA belum mereda. Ia masih berharap HF dapat segera kembali dan persoalan yang mereka hadapi menemukan jalan keluar.
Tangis FA menjadi gambaran betapa beratnya situasi yang tengah dihadapinya. Di balik persoalan yang kini bergulir, ada harapan seorang istri yang ingin kembali berkumpul dengan suaminya.
Hingga berita ini dimuat redaksi masih berupaya konfirmasi ke pihak polres demi keberimbangan pemberitaan.(Jazuli)

