Kabag Umum Bungkam!!! 2 Hari Kerja Tanpa Respon, Akses CCTV Pendopo Sampang Masih Misteri.
SAMPANG, radargpn.com-Kasus pencurian uang jutaan rupiah di ruang khusus Peringgitan Dalam/VVIP Pendopo Kabupaten Sampang Madura Jawa timur yang terjadi pada Minggu (17/05/2026) lalu, kini memasuki babak baru yang semakin memperihatinkan. Bukannya mendapat titik terang, penanganan kasus ini justru membentur dinding keras akibat sikap abai dan bungkamnya pihak otoritas terkait./Selasa/26/05/26.
Hingga berita ini diturunkan, Revelino Dias Steny selaku Kepala Bagian (Kabag) Umum Penanggung Jawab Pendopo Bupati Sampang, sama sekali tidak memberikan respons ataupun tanggapan resmi. Upaya konfirmasi dan tindak lanjut yang dilakukan selama dua hari kerja berturut-turut, yakni Senin (25/05/2026) hingga Selasa (26/05/2026), tidak membuahkan hasil. Ponsel maupun saluran komunikasi beliau sama sekali tidak bisa dihubungi dan terkesan sengaja menghindari kejaran awak media serta tuntutan keadilan dari korban.
Akses CCTV Gelap Gulita, Korban Makin Dipersulit. Kekecewaan korban (inisial N) semakin memuncak lantaran fasilitas krusial seperti rekaman Closed Circuit Television (CCTV) di area ring satu pemerintahan tersebut hingga kini tidak dapat dijangkau ataupun diakses. Alasan klasik mengenai rusaknya sistem atau ketiadaan otoritas akses dinilai publik sebagai upaya sistematis untuk mengulur waktu dan menutupi jejak pelaku yang diduga kuat merupakan "orang dalam" lingkungan pendopo.
"Dua hari kerja kami mencoba menagih komitmen penanganan dari Kabag Umum, tapi hasilnya nihil. Tidak ada respons sama sekali. Lebih parah lagi, hak kami untuk melihat rekaman CCTV di lokasi kejadian serasa dipersulit dan tidak bisa dijangkau. Ada apa sebenarnya? Kenapa fasilitas keamanan di kantor utama pemerintah daerah sekaku dan se-misterius ini?"
Sikap diam seribu bahasa yang ditunjukkan oleh Kabag Umum selama dua hari ini semakin mempertegas stigma buruk mengenai bobroknya manajemen pengawasan di Pendopo Sampang. Arahan sebelumnya yang meminta korban berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) terbukti hanya menjadi bola liar yang saling dilempar tanpa penyelesaian konkret.
Masyarakat Pertanyakan Integritas Penanggung Jawab Pendopo. Ketertutupan akses informasi dan hilangnya respons dari pejabat yang bertanggung jawab memicu reaksi keras dari kalangan masyarakat Sampang. Publik menilai, bungkamnya Kabag Umum selama 25–26 Mei 2026 ini menunjukkan lemahnya komitmen dalam menjaga integritas serta keamanan di objek vital daerah.
Jika untuk membuka sebuah rekaman CCTV di area internal pemerintah saja membutuhkan proses yang berbelit dan nihil tanggapan, maka wajar jika muncul dugaan adanya upaya saling melindungi antar-oknum di dalam pendopo. Kasus hilangnya uang di ruang VVIP bukan lagi sekadar kasus pencurian biasa, melainkan cerminan runtuhnya sistem keamanan dan transparansi di jantung birokrasi Kabupaten Sampang.
Sampai kapan penanggung jawab fasilitas negara ini akan terus bungkam? Tim redaksi akan terus mengawal kasus ini hingga hak korban dipenuhi dan tabir pelaku pencurian di ruang khusus Peringgitan Dalam terungkap terang benderang.pungkasnya.(JZL)
